Oleh: dammajhabibah | 8 April 2012

Kebohongan dan Kedustaan Al-Ghirbani

بسم الله الرحمن الرحيم

BUKTI  TERPERCAYA

TENTANG KEBOHONGAN DAN KEDUSTAAN

KHALID AL-GHIRBANI

الحمد لله رب العالمين ، والعاقبة للمتقين ولا عدوان إلا على الظالمين .
والصلاة والسلام على نبينا محمد الصادق الأمين ، وعلى آله وصحبه وسلم تسليماً كثيراً إلى يوم الدين.

وبعد …

Tidaklah aku berkeinginan untuk membantah makhluk ini yang tidak takut diawasi oleh Allah dalam ucapan dan perbuatannya. Hanya saja aku sangat terpaksa membantahnya setelah aku berazam untuk tidak lagi membantah jenis makhluk aneh seperti ini, jenis makhluk yang kebiasaan dendangannya adalah kedustaan, kebohongan, penipuan, dan pemutarbalikan fakta.

Dalam upaya mencegah menyebarnya penipuan, tipu muslihat dan kedustaan Khalid al-Ghirbani [si Penyusup dan seorang Ikhwani] aku menulis lembaran-lembaran ini dengan mengharap dari Allah ‘Azza wa Jalla agar Ia memberikan manfaat dengannya kepada orang yang menelaahnya.

Aku sempat berpaling dari memberikan bantahan kepada orang-orang yang pembohong itu, terlebih pada masa-masa pengepungan (oleh sekte Huwaitsiyin-pen) terhadap Dammaj. Namun bagaimana lagi, sedangkan orang-orang dungu itu telah kembali kepada kedunguannya, para pelaku kenistaan telah kembali kepada kenistaannya, dan para pelaku kejahatan dan kedustaan telah kembali melakukan kejahatan dan kedustaannya. Sehingga kami terpaksa menjelaskan sebagian kedustaan mereka terlebih dengan yang berkaitan dengan kedustaan terhadap Syaikhuna al-‘Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali – hafizhahullah -. Baca Lanjutannya…

Oleh: dammajhabibah | 17 Januari 2012

Penjelasan Asy-Syaikh Al-Wushabi Tentang Jihad Dammaj

Pada sesi Tanya Jawab, setelah muhadharah bersama Asy-Syaikh Al-Fadhil ‘Abdul ‘Aziz Al-Bura’i, Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab Al-Wushabi ditanya dengan banyak pertanyaan, di antaranya :

Apa jawaban antum terhadap pihak-pihak yang menuduh ‘ulama Ahlus Sunnah tidak memberikan pertolongan, karena mereka tidak menfatwakan jihad tidak pula menggerakkan umat untuk berjihad? Dan bagaimana kita membela saudara-saudara kita kamu muslimin yang terzhalimi di Dammaj dan yang lainnya – barakallah  fikum – apa sikap yang sesuai syari’at dalam hal ini? Baca Lanjutannya…

Oleh: dammajhabibah | 16 Januari 2012

Sikap Al-Wushabi Terhadap Jihad Lawan Rafidhah (revisi)

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله إلى يوم الدين أما بعد

Di antara yang tidak diketahui oleh  banyak pihak adalah sikap Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhab Al-Wushabi hafizhahullah terhadap fitnah Rafidhah dan serangan mereka terhadap Ahlus Sunnah di Dammaj – semoga Allah muliakan dengan ketaatan kepada-Nya – bahwa beliau mengatakan :

Jihad hukumnya fardhu ‘ain bagi warga Dammaj, dan bagi selain mereka hukumnya mustahab fardhu kifayah

Inilah sikap Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhab Al-Wushabi hafizhahullah sejak awal terjadinya fitnah Rafidhah ini, dan beliau mengulang-ulang sikap beliau tersebut dalam durus beliau yang disiarkan via internet. Termasuk dalam dars beliau malam ini beliau juga mengulangi lagi fatwa/sikap beliau tersebut. Baca Lanjutannya…

Kitaf

 – Sebagaimana dilaporkan, bahwa malam Jum’at kemarin Syiah Hutsiyin melakukan serangan besar yang mereka sebut sebagai “Operasi Pemberantasan Wahhabiyah”. Dalam serangan tersebut mereka berupaya merebut kembali tempat-tempat yang telah berhasil dikuasai pasukan Qabail. Senjata-senjata berat mereka gunakan dalam operasi tersebut. Serangan dimulai pukul 6 sore hari berlangsung hingga pukul 2 dini hari!! Baca Lanjutannya…

Oleh: dammajhabibah | 13 Januari 2012

Informasi Kamis 18 Shafar 1433 H

Kitaf

 – Saling menyerang antar kedua belah pihak, yang menyebabkan terbunuhnya sekitar 7 orang dari pihak Syiah Hutsiyin pada waktu ‘ashar kemarin (Rabo). Walhamdulillah

 – Dilaporkan dari Kitaf bahwa satu orang dari ikhwanna gugur pada pagi Kamis kemarin. Dia berasal dari Kabupaten Dzammar. Akibat serangan sniper Syiah Hutsiyin. Semoga Allah menjadikannya termasuk para syuhada’. Baca Lanjutannya…

Oleh: dammajhabibah | 11 Januari 2012

Sekali Lagi Tentang Jum’iyyah dan Yayasan

Persoalan seputar Jum’iyyah dan Yayasan masih merupakan tema yang lagi “hits” dibicarakan. Ada saja pihak-pihak yang katanya “pinter” dan “ngerti dalil” berargumen bahwa Jum’iyyah dan Yayasan itu adalah haram, sambil menyitir fatwa-fatwa yang “mendukung” mereka, seraya mencela dan mencaci maki Asatidzah di negeri ini.

Kami bukan kapasitasnya dibanding pihak-pihak yang “pinter” dan “ngerti dalil” tersebut. Namun para ‘ulama kita sebenarnya sudah lebih dahulu berbicara dalam masalah ini dan menyelami seluk-beluknya. Karena masalah jum’iyyah dan yayasan bukan barang baru, dan bukan hanya terjadi di negeri ini saja. Baca Lanjutannya…

Oleh: dammajhabibah | 11 Januari 2012

Jawaban Untuk Saudaraku ALI ABBAS -hadanallohu wa iyyah-

سم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على من لانبي بعده وعلى آله وأصحابه ومن والاه أما بعد:

 Pada mulanya saya menyangka bahwa Al-Akh Ali Abbas akan memperbaiki kesalahannya dalam menerjemahkan disebabkan karena jelasnya maksud penanya, yaitu Syaikh Hamid Al-Junaibi Hafizhahullah yang bertanya tentang mendirikan markaz tanpa menyinggung masalah yayasan.

 Namun kenyataannya berbeda, Beliau semakin berusaha untuk membela kesalahan yang terjadi, Wallahul Musta’an.

 Oleh karenanya, berikut ini adalah jawaban dari bantahan Ali Abbas terhadap tulisan pertama saya. Dari tanggapan surat Al-Akh Abu Muqbil Ali Abbas -waffaqanallahu wa iyyaah-, maka kami katakan: Baca Lanjutannya…

Oleh: dammajhabibah | 11 Januari 2012

Ternyata …. Istilah “Ustadz” pun Jadi Masalah

TANYA :Apakah benar tidak diperbolehkan seseorang dipanggil dengan panggilan “ustadz” dengan alasan bahwa gelar “ustadz” merupakan istilah ikhwanul muslimin yang kerap diucapkan untuk memanggil para da’i dan penuntut ilmu? Baca Lanjutannya…

Oleh: dammajhabibah | 7 Januari 2012

Perjanjian Mulai Kandas

– Dammaj bersiaga seiring kandasnya misi perdamaian di Kattaf

– Upaya perjanjian antara pihak Front Kemenangan dengan pihak Syiah Hutsiyin gagal, karena pihak Syiah Hutsiyin yang menolak persyaratan yang diajukan Ahlus Sunnah, dan mereka terus mempertahankan titik-titik yang mereka kuasai di beberapa wilayah  di Sha’dah.

– Juru Bicara Resmi Front Wailah mengumumkan berakhirnya gencatan senjata

– Ketua Komite Perdamaian Husain Al-Ahmar bertolak menuju Saudi Arabia

 

Oleh: dammajhabibah | 2 Januari 2012

Fatwa Tentang Jum’iyyah dan Yayasan

Memperjelas masalah Jumi’iyyah, berikut fatwa Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbad dan Asy-Syaikh Zaid bin Hadi Al-Madkhali hafizhahumallah . Semoga bisa memberikan bimbingan kepada Salafiyyin di negeri ini tentang masalah Jumi’iyyah dan Yayasan.

Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbad  hafizhahullah  pada 23 Dzulaqa’dah 1432 H kemarin, ditanya sebagai berikut :

Pertanyaan : Apakah boleh mendirikan Jum’iyyah (Lembaga Sosial) dengan tujuan (menegakkan) dakwah kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah berdasarkan pemahaman Salafush Shalih. Jum’iyyah tersebut memiliki pimpinan /ketua dan anggota. Sementara kenyataan yang ada bahwa Ahlus Sunnah tidak diperbolehkan mengadakan durus dan muhadharat di masjid-masjid, kecuali bagi siapa yang mau mencocoki hawa nafsu mereka (yakni para musuh sunnah). Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.